Blog Tentang Pendidikan, Artikel Pendidikan, Pendidikan Nasional, Info Pendidikan, Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran, Materi Pelajaran, Mata Pelajaran, Contoh Proposal, Contoh Skripsi

Friday, October 14, 2016

Pengertian Modul Menurut Para Ahli dan Depdiknas

Pengertian Modul Menurut Para Ahli dan Depdiknas - Modul merupakan satu kesatuan program yang dapat mengukur tujuan. Modul adalah dapat dipandang sebagai paket program yang disusun dalam bentuk satuan tertentu demi kebutuhan belajar (Cece Wijaya, 1992:86). Sedangkan menurut Depdiknas dalam bukunya yang berjudul Teknik Belajar (2002:5), memberikan defenisi bahwa modul sebagai suatu kesatuan bahan belajar yang dipaparkan dalam bentuk instruksi sendiri (self instruction). Berarti bahan belajar yang disusun di dalam modul dapat dipelajari oleh peserta didik secara mandiri dengan bantuan yang terbatas dari pengajar atau orang lain.


Pengertian Modul Menurut Para Ahli dan Depdiknas

Walau ada beragam batasan modul, tetap ada persamaan pendapat bahwa modul itu merupakan suatu paket kurikulum yang disiapkan agar bisa belajar sendiri. Karena modul merupakan suatu unit yang berdiri sendiri dan terdiri atas suatu rangkaian proses belajar yang disiapkan untuk membantu peserta didik dalam mencapai sejumlah tujuan yang dirumuskan secara khusus dan jelas. Dengan demikian, pengajaran dengan memakai modul dapat disesuaikan dengan perbedaan individual siswa, yakni mengenai kegiatan belajar dan bahan pelajaran.

Batasan modul dalam buku pedoman penyusunan modul (Cece Wijaya, 1992:96), bahwa yang dimaksud dengan modul ialah satu unit program belajar mengajar(PBM) terkecil yang yang tersusun dengan  9 batasan modul seperti:

a. Tujuan-tujuan intruksional umum (TIU)
b. Tujuan-tujuan intruksional khusus (TIK)
c. Topik yang akan dijadikan dasar proses belajar mengajar
d. Pokok materi yang akan dipelajari dan diajarkan
e. Kedudukan modul dan fungsi modul dalam kesatuan program yang lebih luas
f. Peranan tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar
g. Alat serta sumber yang akan dipakai
h. Kegiatan belajar mengajar (KBM) harus dilakukan dan dihayati siswa secara berurutan.
i. Lembaran-lembaran kerja yang akan dilaksanakan selama berjalannya proses belajar ini

Adapun pengertian modul menurut B. Suryosubroto (1983 :17) adalah sebagai sejenis satuan kegiatan belajar yang terencana dan didesain guna membantu peserta didik menyelesaikan tujuan-tujuan tertentu.

Berdasarkan beberapa pengertian modul tersebut di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa modul merupakan bahan belajar terprogram yang tersusun secara terpadu, sistematis, dan terperinci. Dengan mempelajari isi modul, peserta didik diarahkan pada pencarian suatu tujuan melalui metode belajar tertentu. Oleh karena itulah, modul disebut sebagai paket program untuk keperluan belajar.

Komponen-komponen Modul


Berdasarkan batasan modul yang telah dibahas di atas, dapat diketahui bahwa komponen-komponen atau unsur-unsur yang terdapat modul,  adalah sebagai berikut:


a. Pedoman Guru
Pedoman guru berisi petunjuk-petunjuk untuk pengajar agar pengajaran dapat diselenggarakan secara efisien, juga memberi penjelasan tentang:

  • Beragam kegiatan yang harus dilakukan oleh guru.
  • Waktu yang disediakan untuk menyelesaikan modul itu.
  • Alat-alat pelajaran yang harus digunakan.
  • Petunjuk evaluasi.
  • Lembar kegiatan siswa (LKS).
Lembar kegiatan yang memuat materi pelajaran yang akan dikuasai oleh peserta didik dan pelajaran juga disusun secara sistematis. Dengan begitu, peserta didik dapat mengikuti pelajaran dengan mudah. Dalam lembaran kegiatan, tercantum pula kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan peserta didik, misalnya melaksanakan percobaan, membaca kamus, dan sebagainya.



c. Lembar Kerja
Merupakan format digunakan untuk menjawab atau mengerjakan soal-soal tugas atau masalah yang harus dipecahkan.

d. Kunci Lembaran Kerja
Maksudnya agar peserta didik dapat mengevaluasi sendiri hasil pekerjaannya, apabila peserta didik membuat kesalahan dalam pekerjaannya maka ia dapat meninjau kembali pekerjaannya.

e. Lembaran Tes
Setiap modul, biasanya akan disertai dengan lembaran tes. Lembar tes ini ialah alat evaluasi yang digunakan sebagai alat pengukur keberhasilan atau pencapaian yang dirumuskan dalam modul itu. Jadi, lembaran tes berisi soal-soal untuk menilai bagaimana keberhasilan peserta didik saat mempelajari bahan yang disajikan pada modul tersebut.

f. Kunci Lembaran Tes
Kunci lembaran tes ini sebagai alat koreksi sendiri terhadap penilaian yang dilaksanakan.

g.  Lembar Kerja Siswa (LKS)
LKS ini berisi tugas-tugas atau persoalan-persoalan yang akan dikerjakan oleh peserta didik setelah mempelajari kegiatan siswa.

h. Kunci Jawaban Untuk LKS
Lembaran modul ini berisi jawaban yang diharapkan tentang tugas-tugas yang dikerjakan oleh murid pada waktu melaksanakan kegiatan belajar dengan mempergunakan lembaran kerja. Sementara kunci jawaban ini, anak dapat mengoreksi sendiri apakah pekerjaannya telah diselesaikan dengan baik atau tidak.

Demikianlah pengertian modul menurut para ahli dan depdiknas yang disertai beberapa komponen modul. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya di situs edukasi kami.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Modul Menurut Para Ahli dan Depdiknas

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan memberi komentar, saran dan kritik berkaitan dengan topik yang dibahas. Terima Kasih Atas Kunjungannya!