Blog Tentang Pendidikan, Artikel Pendidikan, Pendidikan Nasional, Info Pendidikan, Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran, Materi Pelajaran, Mata Pelajaran, Contoh Proposal, Contoh Skripsi

Wednesday, October 5, 2016

Pendekatan Model Kooperatif Learning Tipe STAD

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD


STAD atau Student Teams Achievement Divisions merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang memungkinkan guru dapat memberikan perhatian kepada siswa dan memungkinkan terjadi hubungan yang lebih akrab antara guru dengan siswa maupun antara siswa dengan siswa.

Ada dua tipe belajar siswa, yakni ada siswa yang lebih mudah belajar dari temannya sendiri dan ada juga siswa yang lebih mudah belajar dengan mengajari atau melatih temannya. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD memungkinkan siswa belajar lebih aktif dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar, serta daya kreatif berkembang dan guru dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa secara optimal.

Lihat Juga Contextual Teaching and Learning (CTL)


Pendekatan Model Kooperatif Learning Tipe STAD

Model pembelajaran STAD sangat cocok digunakan pada tingkat SMP dan SMA karena guru tidak lagi menggunakan benda-benda konkrit saat mengajar, namun guru cukup memberikan informasi pada siswa. Model pembelajaran STAD juga bersifat konstruktivisme yang mengharapkan pengetahuan dibangun dan terbentuk oleh siswa itu sendiri.

“STAD is one of the simplest of all cooperative learning methods, and is a good model to begin with for teachers who are new to the cooperative approach (Slavin 1995 : 71)".

Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI)

Teori Slavin tentang kooperatif tipe STAD ini dapat diuraikan sebagai berikut:

1. STAD merupakan model pembelajaran kooperatif yang cukup sederhana untuk dilaksanakan dalam kelas.
2. Pendekatan STAD mengacu kepada belajar kelompok dengan menyajikan informasi akademik baru kepada siswa setiap minggunya menggunakan persentasi verbal atau teks.
3. Dalam satu kelas, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing beranggotakan 4-5 orang.
4. Setiap kelompok harus heterogen, heterogen yang dimaksud yakni tiap kelompok terdapat perbedaan seperti jenis kelamin, agama, suku, dan tingkat kecerdasan.
5. Anggota kelompok menggunakan perangkat pembelajaran seperti lembar kegiatan atau yang lainnya guna menuntaskan materi pelajaran.
6. Dalam tiap kelompok, dianjurkan untuk saling membantu agar untuk memahami materi pelajaran dan beranggapan bahwa mereka sehidup sepenanggungan bersama.
7. Tiap Siswa mempunyai tanggung jawab yang sama dalam kelompoknya.

Model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning)

Menurut Ibrahim (2000) terkait model pembelajaan kooperatif tipe STAD, proses penilaian siswa diberikan kuis tiap minggu berlaku untuk nilai individu dan berpengaruh pada nilai kelompoknya.

Demikianlah apa yang bisa disajikan oleh edukasiku pada Anda, moga materi tentang Pendekatan Model Kooperatif Learning Tipe STAD cukup menjadi referensi. Terima kasih!

Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pendekatan Model Kooperatif Learning Tipe STAD

1 komentar:

Silahkan memberi komentar, saran dan kritik berkaitan dengan topik yang dibahas. Terima Kasih Atas Kunjungannya!