Blog Tentang Pendidikan, Artikel Pendidikan, Pendidikan Nasional, Info Pendidikan, Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran, Materi Pelajaran, Mata Pelajaran, Contoh Proposal, Contoh Skripsi

Saturday, September 24, 2016

Luar Biasa, Dosen ITS Temukan Senyawa Anti Kanker

Senyawa Baru Anti Kanker

Prestasi gemilang terus ditorehkan oleh salah satu universitas terbaik di Indonesia. Dosen ITS temukan senyawa anti kanker melalui disertasi penelitiannya. Sebelumnya berhasil dosen teknik sipil ITS berhasil meraih medali emas di kompetisi jepang. Ibu Dr. Eng. Juniarti Jaya Ekaputri, ST, MT membuat terobosan baru dengan memanfaatkan limbah batu bara yang kemudian diubah menjadi bahan pembuat Paving Non-Portland Cement.

Dr Awik Puji Dyah Nurhayati MSi,  melalui disertasi penelitiannya berhasil memanfaatkan bunga karang dan mengisolasi senyawa baru anti kanker. Dosen Jurusan Biologi ITS ini sangat tertarik dengan pengembangan anti kanker dengan spons. Dalam disertasi beliau, spons atau bunga karang mudah ditemukan karena sangat melimpah dan memang mengandung senyawa yang berguna untuk anti kanker.


Dosen ITS Temukan Senyawa Anti Kanker

Dosen ITS ini berusaha keras untuk melanjutkan penelitiannya karena kurangnya penelitian terkait yang membahas spons atau bunga karang jenis Cinachyrella yang tumbuh melimpah di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta.

Spons Cinachyrella Mampu Membunuh Sel Kanker

Ketua Program Studi S1 Biologi Institut Teknologi Sepuluh November mengatakan bahwa sebenarnya para peneliti dunia memang sangat menyukai untuk meneliti spons yang beragam di Indonesia, namun karena kurangnya penelitian tentang Spons Cinachyrella, maka DR. Awik ingin menelitinya lebih jauh.

"Anti kanker pada umumnya membunuh sel kanker secara nekrosis, sehingga dapat merusak sel lain, ini yang mengakibatkan adanya efek samping seperti rambut rontok," tambahnya.

Bahkan hebatnya, hasil isolasi senyawa yang berhasil ditemukannya merupakan struktur baru yang belum pernah ada yang menelitinya dan ternyata mampu membunuh sel kanker dengan cara apoptosis. Apoptosis merupakan kematian sel secara terstruktur sehingga tidak merusak sel lain di sekitarnya. Karena penemuannya itulah, salah satu dosen ITS ini namanya dicatut dalam nama senyawa anti kanker.

"Saya beri nama SA2014, S untuk struktur, A untuk Awik dan 2014 adalah tahun penemuannya," imbuh beliau.

Dosen Jurusan Biologi ITS ini menjelaskan bahwa SA2014 sendiri masih perlu pengembangan karena kemampuan membunuh sel kanker yang dimilikinya masih sangat kecil dibandingkan dengan obat anti kanker komersial lainnya. Walau demikian, SA2014 dianggap tetap unggul dari obat kanker lainnya oleh karena sifatnya yang tidak beracun.

Kemampuan Apoptosis SA2014

Lebih lanjut, wanita asal Sragen ini memaparkan bahwa kemampuan apoptosis SA2014 11% dan nekrosisnya hanya 7%. Padahal, obat komersial mampu membunuh 96% meski dengan cara nekrosis.

Saat ini penelitian Dr Awik Puji Dyah Nurhayati MSi tengah dalam tahap pengembangan paten yang sebelumnya diajukan pada bulan Juli lalu. Agenda penelitian tambahan Dosen ITS ini selanjutnya adalah mengenai kemampuan fagositosis, uji molekuler untuk isolasi sintesa dan tes in vivo dengan hewan. 

"Saya sangat berharap penelitian ini dapat menginspirasi peneliti lain untuk mengembangkannya karena di sini saya melihat potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Ini masih awal," ujarnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Luar Biasa, Dosen ITS Temukan Senyawa Anti Kanker

4 komentar:

  1. Replies
    1. memangharus menarik Bu Hikmah agar lebih mantap, silahkan baca artikel lainnya yaa, heheheeh

      Delete

Silahkan memberi komentar, saran dan kritik berkaitan dengan topik yang dibahas. Terima Kasih Atas Kunjungannya!